Rabu, 30 September 2020

Materi Perangkat Lunak Pertemuan 3

Kebutuhan Perangkat Lunak


1. REKAYASA KEBUTUHAN 


• Kebutuhan untuk suatu sistem adalah deskripsi tentang apa yang harus dilakukan oleh sistem berupa layanan yang diberikan dan kendala dalam operasinya. 

• Kebutuhan ini mencerminkan kebutuhan pelanggan untuk sistem yang melayani tujuan tertentu seperti mengontrol perangkat, menempatkan pesanan, atau mencari informasi.

• Proses mencari tahu, menganalisis, mendokumentasikan serta memeriksa layanan dan kendala ini disebut Rekayasa Kebutuhan (Requirement Engineering). 

• Rekayasa Kebutuhan harus disesuaikan dengan kebutuhan proses, proyek, produk, dan orang-orang yang melakukan pekerjaan.

Jenis Kebutuhan: 


1. Kebutuhan pengguna adalah pernyataan, dalam bahasa alami ditambah diagram, dari layanan apa yang diharapkan sistem untuk diberikan kepada pengguna sistem dan kendala di mana ia harus beroperasi. 

2. Kebutuhan sistem adalah deskripsi yang lebih rinci tentang fungsi, layanan, dan kendala operasional sistem perangkat lunak. Dokumen Kebutuhan sistem (kadang-kadang disebut spesifikasi fungsional) harus mendefinisikan secara tepat apa yang akan diimplementasikan. Ini mungkin menjadi bagian dari kontrak antara pembeli sistem dan pengembang perangkat lunak.

Kegiatan pada Rekayasa Kebutuhan: 

1. Pengenalan Permasalahan (Inception) 

• Proyek PL dimulai ketika kebutuhan bisnis atau pasar atau layanan baru telah diidentifikasi atau ditemukan 

• Menetapkan pemahaman dasar tentang masalah, siapa yang menginginkan solusi, sifat solusi, serta keefektifan komunikasi dan kolaborasi antara stakeholder dengan tim PL.

2. Pengenalan Lanjutan (Elicitation) 

• Bagian penting dari elisitasi adalah untuk menetapkan tujuan bisnis. 

• Masalah yang sering dijumpai: 
- Lingkup permasalahan: tentang batasan sistem tidak jelas atau rincian teknis yang membingungkan
- Permasalahan yang berkaitan dengan pemahaman 
- Permasalahan yang berkaitan dengan kestabilan

Kegiatan pada tahap ini adalah: 

- Kebutuhan penemuan 
Proses pengumpulan informasi tentang sistem yang diperlukan dan sistem yang ada, filterisasi pengguna dan kebutuhan sistem. Sumber informasi selama tahap penemuan kebutuhan termasuk dokumentasi, stakeholder, dan spesifikasi sistem.

- Klasifikasi Kebutuhan dan Organisasi 
Kegiatan ini mengumpulkan kebutuhan yang tidak terstruktur dan kebutuhan kelompok yang bersifat koheren. Cara pengelompokkan kebutuhan menggunakan model arsitektur sistem untuk mengidentifikasi sub-sistem dan untuk menghubungkan kebutuhan dengan masingmasing sub-sistem.  

- Kebutuhan Prioritas dan Negosiasi
Kegiatan ini berkaitan dengan memprioritaskan kebutuhan dan menemukan cara penyelesaian konflik melalui negosiasi.

3. Elaborasi (Elaboration) 

Elaborasi dilakukan dengan cara membuat dan penyempurnaan skenario pengguna yang menggambarkan bagaimana pengguna akhir (dan aktor lain) akan berinteraksi dengan sistem. 

4. Negosiasi 

Elaborasi dilakukan dengan cara membuat dan penyempurnaan skenario pengguna yang menggambarkan bagaimana pengguna akhir (dan aktor lain) akan berinteraksi dengan sistem. 

5. Spesifikasi (Specification) 

• Spesifikasi kebutuhan adalah proses menuliskan kebutuhan pengguna dan kebutuhan sistem ke dalam dokumen kebutuhan. 

• Spesifikasi dapat berupa dokumen tertulis, model grafis, model matematika formal, kumpulan skenario penggunaan sistem/PL, prototipe, atau kombinasi dari semuanya. 

• Kebutuhan pengguna menggambarkan kebutuhan fungsional dan non-fungsional sehingga dapat dimengerti oleh pengguna sistem (perilaku eksternal dari sistem) yang tidak memiliki pengetahuan teknis. 

• Dokumen kebutuhan tidak boleh menyertakan rincian arsitektur atau desain sistem.

6. Validasi (Validation) 

Validasi kebutuhan adalah proses pengecekan kebutuhan yang benar-benar menentukan sistem yang diinginkan oleh pelanggan. 

Validasi melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa: 

✓ Semua kebutuhan PL telah dinyatakan dengan jelas 
✓ Inkonsistensi, kelalaian, dan kesalahan telah terdeteksi dan diperbaiki 
✓ Produk kerja sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk proses, proyek, dan produk.

7. Manajemen Kebutuhan (Requirement Management) 

Serangkaian kegiatan yang membantu tim proyek untuk mengidentifikasi, mengontrol, dan melacak kebutuhan-kebutuhan dan melacak perubahan terhadap kebutuhan saat proyek berlangsung. 

Ada beberapa alasan mengapa perubahan tidak dapat dihindari: 

1. Lingkungan bisnis dan teknis sistem selalu berubah setelah instalasi. 
2. Pengguna sistem bukan orang yang sama. 
3. Sistem besar biasanya memiliki komunitas pengguna yang beragam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar